Kamis, 28 November 2013

10 Wanita Tercantik Dalam Dunia IT

0 komentar

Sudah menjadi persepsi umum, kalau para penggemar komputer sangat identik dengan seorang "kutu buku" berkaca mata, susah bergaul, agak aneh, berjenis kelamin pria dan oooppsss...biasanya kurang menarik. Namun, seiring dengan kedatangan internet, tampaknya semua itu telah berubah.

Dunia IT bukan lagi hanya milik kaum pria, tetapi juga oleh wanita. Walaupun, agak sulit mendapatkan wanita penggemar berat IT sekaligus secantik supermodel atau aktris, tetap saja wanita tipe tersebut ada. Tidak percaya? Coba saja lihat sederetan wanita di bawah ini!
Wanita Kutu Buku Nan Cantik!!! Mantappp!!


10. Wendy Cheng

Wanita cantik asal Singapura memulai blognya pada tahun 2003 dan sejak itu, perlahan-lahan ia mulai menjadi terkenal dengan opini-opininya yang orisinil dan sangat terbuka, terutama dalam hal fashion dan sex

9. Blain Butler

Dengan latar belakangnya sebagai seorang stand-up comedian, ia berhasil menjadikan dirinya sebagai pembicara ahli teknologi yang lucu secara alamiah. Ia sempat mengisi acara pada saluran Comedy Central di Amerika dan bekerja sebagai head writer pada G4 (sebuah acara TV dan situs tentang dunia teknologi). Wajahnya bisa anda temukan pada situs G4 bagian "Geek Out".

8. Kristen Holt

Mantan pemandu sorak Dallas Cowboys dan peserta American Idol 2 ini juga merupakan bagian dari acara televisi G4, yaitu sebagai pembawa acara.

7. Amanda Congdon

Lulusan Northwestern University ini mulai terkenal sejak pemunculan video blog teknologi miliknya, yaitu "RocketBoom". Selain itu, ia juga pernah mendokumentasikan dalam video tentang perjalanannya mengelilingi Amerika dengan menggunakan mobil Hybrid dan saat ini, ia sedang mengembangkan sebuah acara dengan HBO.

6. Veronica Belmont

Mewarisi darah kedua orang tuanya yang merupakan eksekutif perusahaan mainan, Veronica pernah bekerja di CNET sebagai audio producer setelah ia lulus dari Emerson College jurusan produksi audio dan ilmu media. Kurang dari setahun lalu, ia keluar dari CNET dan bergabung dengan search engine baru bernama Mahalo, di mana ia sedang mengembangkan video harian tentang teknologi.

5. Cali Lewis

Bersama dengan suami tercinta, Cali mengembangkan sebuah situs berbasis podcast dengan nama "GeekBriefTV". Selain itu, ia juga telah meluncurkan blog penasehat teknologi bernama "Dear Cali" yang bisa anda lihat pada Ustream.tv dan ia juga telah memulai pertunjukkan podcast untuk iPhone.

4. Olivia Munn

Olivia merupakan salah seorang pembawa acara pada G4, khususnya program "Attack of the Show".

3. Jessica Chobot

Ketika sebuah gambar Jessica sedang menjilat PSP muncul di internet, ia telah menjadi sebuah sensasi hanya dalam waktu semalam. Pemilik wajah cantik ini mengisi artikel-artikel yang berhubungan dengan game dan teknologi pada beberapa media seperti: majalah FHM, acara "Attack of the Show" milik G4, dan situs IGN.

2. Morgan Webb

Wanita kelahiran Toronto, Kanada ini merupakan seorang administrator situs, produser, sekaligus peneliti situs pada program "The Screen Savers" milik TechTV. Selain itu, ia juga menjadi seorang kolumnis pada majalah FHM.

1. Amanda MacArthur

Amber mulai menarik perhatian banyak orang sejak ia membawakan acara G4TechTV milik Kanada.

Sumber: kaskus.us
Read more ►

Kamis, 21 November 2013

6 Peristiwa Terbesar Dalam Dunia IT

0 komentar
@ - Sekarang Teknologi merupakan hal yang mutlak , Anda pasti salah satu pengguna Kecanggihan teknologi masa kini kan ? Dibalik itu semua anda Beberapa Sejarah atau Peristiwa terbesar dalam Dunia IT yang hampir mengubah Dunia , Mau Tahu Apa aja , Check it out :

1. Yahoo Melewatkan Facebook
Tahukah Anda kalau Mark Zuckerberg pernah nyaris menjual hak kepemilikan Facebook kepada Yahoo? Tahun 2006, Yahoo melihat potensi Facebook cukup besar untuk dijadikan lawan MySpace. Mereka sempat menawarkan uang sebesar US$ 1 miliar kepada Mark. Namun saat akuisisi nyaris terjadi, tiba-tiba Yahoo mengalami penurunan saham sampai 22 persen. Reaksi Yahoo? Bernegosiasi menurunkan tawaran harga kepada Mark menjadi US$ 800 juta saja. Jelas dirinya menolak dan akhirnya memutuskan untuk membesarkan Facebook sendirian.

2. Real Networks Menolak “iPod”
iPod, pemutar file multimedia paling populer saat ini, ternyata pernah ditolak konsepnya oleh Philips dan Real Networks. Tepatnya tahun 2000, Tony Fadell menawarkan konsep pemutar MP3 mungil, bergaya, dan menyediakan content-delivery system yang memudahkan pengisian musik, bernama Pod.

Hanya Apple yang mau menerima proposal Fadell dan memproduksi peranti yang kita kenal sebagai iPod serta content-delivery system bernama iTunes. Saat ini iTunes mendominasi 80% pasar musik digital berbayar di dunia. Kabar Real Networks? Dengan RealPlayer-nya, pendapatan mereka per tahun hanya segelintir dibanding penghasilan Apple dari iTunes saja, belum ditambah penjualan iPod.
http://static.howstuffworks.com/gif/ipod-touch-5.jpg

3. IBM Mengatrol Microsoft
Tahun 1980, IBM sedang mengerjakan proyek PC pertama dan mencari perusahaan perangkat lunak yang bisa menyediakan disc operating system (DOS). Awalnya mereka meminta bantuan Gary Kildall dari Digital Research, pembuat sistem operasi CP/M.
Namun negosiasi tidak berjalan mulus sehingga akhirnya IBM beralih kepada duo Bill Gates dan Paul Allen yang memiliki program Microsoft DOS. Kontrak pun terjalin dan IBM menuai sukses besar, sekaligus mengangkat nama Microsoft. Jika saja Kildall mau menerima tawaran IBM, mungkin perusahaannya-lah yang bakal meraksasa seperti Microsoft saat ini.

4. Xerox Alto “Dicuri” Apple
Vendor Xerox mengembangkan sebuah komputer pertama yang memakai window-based GUI. Komputer yang ada sebelumnya hanya mengandalkan teks sebagai operasionalnya. Diberi nama Alto, komputer ini sudah dilengkapi tetikus, jaringan ethernet, dan penyunting teks WSYIWYG (what you see is what you get). Namun saat diluncurkan tahun 1973, pasar konsumen PC belum terbentuk.

Akibatnya Xerox hanya mendistribusikan Alto ke beberapa universitas secara gratis. Nah, tahun 1979, Steve Jobs mengunjungi Xerox PARC, tempat pengerjaan Alto. Saat melihat komputer ini, ia langsung terinspirasi dan kemudian mengimplementasikan banyak fitur utama Alto ke dalam Lisa dan Mac, dua PC yang sedang perusahaannya kembangkan. Ternyata Mac sangat laris manis, sementara Xerox yang akhirnya mengikuti dengan memasarkan Xerox Star (berbasis teknologi Alto) sudah terlambat masuk pasar.

5. “Google” Sebelum Google
Medio 1990-an ketika perang antarmesin pencari masih berimbang antara Yahoo, Altavista, dan Lycos, ada satu yang mencuat ke permukaan. Open Text Web Index namanya. Mirip Google saat ini, Open Text dikenal karena kecepatan respon, akurasi, dan komprehensif. Tahun 1995, arsitektur Open Text bahkan dibeli Yahoo untuk diterapkan dalam mesin pencariannya.

Namun dua tahun berselang, pemilik Open Text memutuskan berpindah haluan ke sektor content management system untuk enterprise. Padahal tahun 1998, Google baru diluncurkan. Jika saja Open Text (dan Yahoo) tetap bermain di teknologi mesin pencari, mungkin saat ini merekalah yang memimpin pasar. Sayang, mereka tak menyadari besarnya industri mesin pencari pada masa seperti sekarang ini.

6. Microsoft Menyelamatkan Apple
Tahun 1997 adalah tahun kebangkitan Apple. Dalam kondisi krisis keuangan akibat Mac-nya kalah bersaing dengan Power Computing dan Radius, mereka terancam berhenti produksi. Untungnya, datang bantuan yang tak disangka-sangka: Microsoft. Tanpa diduga mereka bersedia membeli saham Apple sebesar US$ 150 juta, relatif cukup untuk memperpanjang nafas.

Steve Jobs, sebagai negosiator dalam perundingan dengan pihak Microsoft, akhirnya ditunjuk sebagai CEO Apple. Kemudian lewat tangan dinginnya, Apple kini malah mampu menandingi Microsoft — sang juru penolong — dalam kompetisi bisnis TI.
Read more ►
 

Copyright © Rene blog's Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger